Jumat, 25 Oktober 2013

Membuat Bootable ISO Untuk Semua Windows


windows di komputer baik windows xp, vista, windows 7 maupun windows 8 dapat dilakukan dengan menggunakan CD atau DVD windows tersebut. Langkah lain yang dapat digunakan terutama bagi pengguna Netbook yang tidak terdapat fasilitass CD atau DVD room adalah dengan menggunakan Flashdisk. Agar Flashdisk dapat digunakan sebagai media untuk install windows maka flashdisk tersebut harus sebagai bootable yang dapat dijalankan ketika komputer startup. Anda dapat membuat file bootable Iso dari CD atau DVD windows tersebut kemudian di burn atau diextract ke flashdisk, maka secara otomatis flasdisk tersebut sudah sebagai bootable disk dan dapat dipergunakan untuk install windows di komputer atau netbook.


Cara membuat bootable iso dari CD atau DVD windows, anda dapat menggunakan bantuan software gratis seperti WBI creator buatan AskVG. WBI creator merupakan software portable yang tidak perlu anda install dikomputer sehingga akan menghemat memory komputer. Jalankan WBI creator kemudian pilih folder dimana terdapat file windows setup dan pilih lokasi hasil file isonya kemudian klik Go, maka proses akan berjalan tidak lama. Selanjutnya file iso tersebut dapat anda extract di flashdisk untuk digunakan menginstall windows menggunakan flashdisk

Senin, 21 Januari 2013

Edit Video Menggunakan Windows Movie Maker



Dengan Adanya program ini ente dapat memanfaatkan untuk memotong video, menggabungkan Video, memasukkan Text ke dalam Video, Memasukkan Audio ke Dalam Video, dll.

Cara menjalankan Windows Movie Maker: 
  • Klik Start.
  • Klik All Programs.
  • Klik Windows Movie Maker.
 Cara Memanggil Video:
Sekarang ente sudah dapat memanggil video untuk diedit:

Jalankan Windows Movie Maker seperti di atas.

  • Klik menu File.
  • Klik Import Media Items.
  • Keluar kotak dialog Import Media Items.
  • Klik Computer, kemudian carilah di mana video yang akan diedit, setelah ketemu klik ganda untuk memasukkan, atau klik satu kali kemudian klik Import.
  • Maka video akan dimasukkan ke dalam Windows Movie Maker.

Cara memotong Video:
Setelah video dimasukkan ke dalam Windows Movie Maker seperti di atas, sekarang potonglah video pada bagian yang ente inginkan dengan cara sebagai berikut:

  • Klik ganda video untuk memainkan, atau klik kiri video satu kali kemudian klik tombol Play yang terdapat pada kotak Preview (kotak sebelah kanan).

  • Maka video akan dijalankan dan tombol Play akan berubah menjadi tombol Pause. Setelah bagian (awal) video yang ingin dipotong ketemu, klik tombol Pause untuk menghentikan video, kemudian klik tombol Split untuk menghilangkan bagian kiri video. Maka bagian kiri video akan diberi nama Video dan bagian kanan menjadi Video (1).

  • Jalankan kembali Video (1), setelah ketemu pada bagian (akhir) video yang ente inginkan, klik Pause untuk menghentikan video sejenak, kemudian klik Split. Maka bagian kiri video akan disimpan dalam Video (1) dan bagian kanan video akan disimpan dalam Video (2). Bagian video yang ente inginkan adalah Video (1). Klik gandalah Video (1) untuk memainkan, atau klik kiri satu kali kemudian klik tombol Play, dan lihatlah hasilnya… Dengan cara yang sama, ente dapat memotong kembali bagian-bagian lainnya sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan keinginan ente. Semua potongan-potongan tersebut nanti dapat kita gabung menjadi satu video.

Cara menggabungkan dan Menyimpan Video :
Setelah video selesai ente potong-potong seperti di atas, sekarang potongan-potongan video tersebut dapat kita gabung dan disimpan ke dalam hard disk dengan cara sebagai berikut:

·        Seret potongan video ke dalam ke dalam Storyboard, dalam contoh ini seret Video (1) ke dalam Storyboard. Storyboard adalah kotak-kotak besar yang terdapat di bagian bawah jendela. Kemudian seret potongan video yang lain ke dalam kotak kedua dalam Storyboard. Anda dapat memasukkan beberapa potongan video ke dalam Storyboard, potongan video kedua masukkan ke kotak sebelah kanannya, dan seterusnya… Semua video (clip) yang ada dalam Storyboard, itulah nanti yang akan disimpan.

·        Ente juga bisa memasukkan video ke dalam Storyboard dengan cara mengklik kanan video kemudian mengklik Add to Storyboard.

·        Setelah selesai, klik menu File kemudian klik Publish Movie. Keluar kotak dialog Publish Movie.
·        Tandai (klik) This computer, kemudian klik Next.

·        Keluar kotak dialog berikutnya, pada kotak File name ketiklah nama file video Ente (misalnya video Ane), kemudian klik Browse untuk menentukan ke drive dan folder mana video akan disimpan. Setelah selesai klik Next untuk melanjut.

·        Keluar kotak dialog berikutnya, klik Publish (setuju dengan pilihan Best quality for playback on my computer (recommended)). Jika ingin kualitas video lebih tinggi, pilih More settings, kemudian pilih DV-AVI (PAL), tetapi dengan pilihan ini maka video akan berakhiran .AVI (Audio Video Interleave) dan ukuran file akan sangat besar.

·        Maka video (clip) akan disimpan dengan akhiran .WMV (Windows Media Video), tunggulah hingga selesai.

·        Setelah selesai, keluar kotak dialog berikutnya (Your movie has been published), tandai Play movie when I click Finish jika video ingin langsung dimainkan dengan Windows Media Player, sebaliknya hilangkan tanda caping jika video tidak ingin dimainkan otomatis. Setelah selesai, klik Finish.
   
·        Selesai! Tutuplah kembali Windows Movie Maker.

Dengan cara yang sama, demikian juga memotong audio. Sekarang cobalah jalankan Windows Media Player, kemudian panggil video ente dan jalankan. Bagaimana, jalan ‘kan? Selanjutnya video dapat ente copy ke dalam CD-R (Compact Disc Recordable) atau ke dalam CD-RW (Compact Disc Rewritable) berupa data, atau dibuat menjadi VCD dengan perangkat lunak Nero. Dan jika ente memiliki e-mail, video juga dapat dikirim melalui e-mail seperti mengirim file biasa. Selain dikirim dengan e-mail, video juga dapat dimasukkan ke dalam Website jika ente memiliki Website agar dapat ditonton orang lain. Sebelum ente memasukkan video ke dalam Website, ubah nama dan akhiran file semuanya menjadi huruf kecil agar dapat dijalankan.

Ente juga dapat bekerja dengan 2 buah atau beberapa video sekaligus, mengambil potongan dari video yang satu dan mengambil potongan dari video yang lain, kemudian menggabungkannya menjadi 1 video.

Cara Memasukkan Text Kedalam Video:
Jalankan Windows Movie Maker dan panggil video yang akan diedit.

·        Kemudian seret video ke dalam Storyboard.
·        Klik menu View kemudian klik Timeline.
·        Maka kotak Storyboard akan berubah menjadi Timeline.
·        Klik menu Tools, kemudian klik Titles and Credits.

·        Keluar berbagai jenis title, pilihlah salah satu jenis title yang ente inginkan, misalnya Title on the selected clip (Teks di atas video). Keluar kotak Enter Text for Title, ketiklah teks yang ente inginkan. ente dapat menggunakan Change the title animation untuk mengubah animasi teks, Change the text font and color untuk mengubah font dan warna. Setelah selesai, klik Add Title.

·        Untuk menentukan seberapa lama teks dimunculkan di atas video, gunakan kotak teks yang terdapat pada kotak Title Overlay: seret ujung kotak teks ke kanan untuk menambah durasi, sebaliknya seret ke kiri untuk mengurangi durasi.
·        Untuk melihat hasilnya, jalankan kembali video seperti biasa.
·        Dengan cara yang sama, Ente dapat menambah teks di bagian lain.
·        Jika semuanya sudah cocok, simpan kembali video Ente.

Cara Memasukkan Audio Kedalam Video:
Selain menambah teks seperti di atas, kita juga dapat memasukkan audio (soundtrack) ke dalam video.

·        Klik kotak kecil yang terdapat pada tulisan Video.
·        Maka audio yang terdapat dalam video (audio bawaan) akan dipisahkan dan ditempatkan pada kotak Audio.
·        Panggil audio yang akan dibuat soundtrack, cara memanggilnya sama seperti memanggil video, kemudian seret ke dalam kotak Audio/Music. Jika panjang audio melebihi panjang video, seret ujung kotak audio ke kiri untuk mengurangi panjang audio, dan buat sama panjangnya dengan video. Sehingga apabila video selesai diputar, audio juga selesai.

·        Jika ente ingin mematikan audio bawaan vdeio, klik kanan audio yang terdapat pada kotak Audio kemudian klik Mute.
·        Smpan kembali video seperti biasa, selanjutnya jalankan video, dan lihatlah apa yang ente  dapat.


MOGA BERMANFA’AT …………..

Rabu, 16 Januari 2013

MENCEGAH VIRUS DARI FLASHDISK KE KOMPUTER KITA



Pasti sebagian sobat sudah pada tau yang namanya flashdisk atau bahkan sudah banyak yang punya (hari gini belum punya flashdisk), ya media penyimpanan ini yang banyak di pakai oleh kalangan umum di bandingkan CD room,disket atau media penyimpanan lainya di karenakan ukuranya yang kecil dan juga banyak tersedia dengan berbagai kapasitas.
Tapi sering kali kita lupa kalo flashdisk yang kita pakai bisa membawa virus yang akhirnya malah bisa menginfeksi komputer kita.

Di sini aku coba share bagaimana mencegah virus yang masuk melalui flashdisk atau media driver lainya, langsung aja di simak yah dan langsung di praktekan.

Berikut ini langkanya:

  • Buka START => RUN lalu ketikan "gpedit.msc" tekan Enter
  • Pilih "Computer Configuration"
  • Pilih "Adminstrative Templates"
  • Pilih "System"
  • Lihat pada jendela sebelah kanan
  • Cari file "Turn of Auto Play" lalu klik 2x
  • Akan keluar tampilan sebagai berikut

  • Sobat pilih "Enable" pada lingkar warna merah yang atas
  • Pada kolom Turn off Autoplay on sobat pilih "All Drives"
  • Lalu klik Ok
  • Terakhir restart komputer sobat

Langkah di atas hanya untuk pencegahan file Registry komputer sobat karena virus lebih sering menginfeksi dan mematikan fungsi dari Registry itu sendiri, dan adapun maksimalnya lebih baik sobat selalu mengupdate anti virus yang ada di komputer sobat, dan selalu lakukan scan pada setiap flashdisk yang masuk ke komputer sobat.

Semoga bermanfaat.....

Kamis, 29 November 2012

Cara Menginstal Windows XP


Sebelumnya saya pernah membahas tentang cara melakukan install ulang Windows 7, dan kali ini kita menudur sedikit ke versi sebelumnya yaitu cara menginstall Windows XP pada komputer atau laptop. Yang pertama harus dipersiapkan adalah CD Windows XP, yang saya gunakan dalam tutorial ini adalah Windows XP SP3. Selanjutnya silakan atur First Boot PC/Laptop Anda ke CD/DVD, pengaturan ini bisa ditemukan di dalam BIOS. Jika semuanya telah siap, mari ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Langkah 1

Tekan F8 (I agree) pada screen Licensing Agreement Windows XP dan biarkan sistem mempersiapkan file-file yang akan digunakan dalam proses installasi.

Langkah 2

Tahap ke dua adalah melakukan pembagian partisi. Pada tutorial ini saya menggunakan hardisk berkapasitas 40Gb dan akan dibagi ke dalam 2 partisi (masing-masing 20Gb). Sebelumnya, terdapat beberapa tombol pintas yang harus Anda ketahui.
Tombol C = Create Partition untuk membuat partisi baru.
Tombol D = Delete Partition untuk menghapus partisi.
Tekan C untuk membuat partisi baru dan masukan jumlah kapasitas (dalam Mb) yang akan digunakan untuk partisi baru, misal: 20000 yang artinya partisi baru kita akan berkapasitas 20000Mb atau 20 Gb. Kemudian tekan Enter.


Lakukan hal yang sama pada hardisk yang belum dipartisi (Unpartitioned space) sehinga menjadi parisi baru, lihat gambar di bawah.


Pilih partisi C (paling atas) kemudian lakukan format seperti pada gambar di bawah. Tunggu sampai proses format selesai dan biarkan komputer melakukan restart.

Langkah 3

Setelah komputer melakukan restart maka akan masuk kedalam tampilan Log On Screen Windows XP, dan selanjutnya akan mulai melakukan proses installasi.

Regional and Language Options 
Selanjutnya Anda bisa melakukan pengaturan format nomor, mata uang, watu dan tanggal ke dalam bahasa Indonesia dengan mengklik "Customize..." seperti gambar di bawah. Atau Anda juga bisa membiarkannya kedalam pengaturan standar dan langsung menekan tombol "Next".



Personalize Your Software
Silakan isi sesuai Nama dan Organisasi Anda, bisa juga mengarang. Kemudian Next.



Your Product Key
Isi dengan nomor seri (product key) yang biasanya terdapat pada CD Windows XP.
 
Date and Time Settings 
Silakan sesuaikan Tanggal dan Jam juga Time Zone (untuk Indonesia time zonenya adalah GMT +7).

 
Workgroup or Computer Domain 
Pada pengaturan "Workgroup or Computer Domain" biarkan saja sesuai default kemudian tekan "Next". Tunggu beberapa saat dan komputer akan kembali melakukan 




  hmmm... lama juga ya :D tenang, sebentar lagi ko... :) 

Langkah 4

Sekarang sistem akan melakukan adaptasi dengan perangkat PC/Laptop, Klik "Ok" pada jendela "Display Setting dan Monitor Settings". Klik "Next" jika jendela Selamat datang terbuka, selanjutnya adalah melakukan konfigurasi update, Anda bisa memilih update otomatis atau tidak (Not right now) kemudian "Next".


  "Skip" pada pengaturan Konektivitas internet.
 
Pilih "No, not at this time" jika Anda tidak terhubung dengan internet, lanjut "Next".



Selanjutnya Anda diminta mengisi nama pengguna, silakan masukan Nama Anda. "Next" dan terakhir "Finish" yang menandakan bahwa proses instalasi telah selesai. :D Tunggu beberapa saat dan... selamat datang di Windows XP :)


Semoga tutorial ini bermanfaat ...... Mohon ma'af kalau terdapat kekurangan .....

Jumat, 23 November 2012

Cara Mengukur Tegangan Tv


Kali ini ane akan membahas langkah demi langkah cara cek tegangan tv. Mungkin banyak dari sobat teknisi yang sudah paham. Tapi bukankah kita harus berbagi?, nyataannya ada saja sobat Kharisma yang berkunjung dan mengetikkan kata kunci "cara cek tegangan tv" di kotak pencarian artikel (sebelah kanan atas).
Sejak seminggu yang lalu sebenarnya artikel ini sudah masuk di draf Kharisma Elektrtik, karena ada sedikit pembenahan jadi tertunda. Karena itu baru sekarang artikel ini publikasikan.
Baiklah Kita menuju ke topik.
Tujuan mengukur tegangan tv tentu di maksudkan untuk mengetahui penyebab kerusakan tv dengan melacak tegangan yang tidak normal lantas menentukan tindakan perbaikan.

Cara mengukur tegangan tv dengan menggunakan multi tester/avo meter:
Pertama hubungkan pena kabel hitam(-) ke jalur ground negatif mainboard tv/mesin tv disekitar trafo Switching bagian skunder atau bisa dengan cara menyelipkan di kawat yang melintang tanpa pembungkus pada tabung CRT. Lalu gunakan pena kabel merah tempelkan untuk mengukur tegangan positif dan ikuti langkah-langkah dibawah ini:
  • Tegangan 180v terdapat pada kaki +/positif elko 250v di PCB RGB di belakang tabung.
  • Tv 14"=21" Tegangan 110v terdapat pada kaki/pin B+ Flyback/FBT di jalur yang menghubung ke Elco 160v
  • Tv 25"-29" Tegangan 130v terdapat pada kaki/pin B+ Flyback/FBT di jalur yang menghubung ke Elco 160v
  • Tegangan 12v terdapat pada kaki paling kanan IC 7812.
  • Tegangan 5v terdapat pada kaki paling kanan IC 7805.
  • Tegangan 33v terdapat pada kaki Tuner blog, cari yang ada tulisan B+

Sedangkan untuk tv cina, gunakan ground di mainboard untuk menempelkan pena kabel hitam multi tester agar hasil pengukuran lebih akurat.
Posisi knop atau skala multi tester sebagai berikut:
  • Gunakan skala 250 DCV untuk mengukur 80v-250v.
  • Gunakan skala 50 VDC untuk mengukur 12v-40v.
  • Gunakan skala 10 DCV untuk mengukur tegangan 1v-9v.
Cara mengukur tegangan Defleksi yoke/konde adalah:
Dari yoke horisontal = Vcc 110v DC, AC-nya bisa 1000v dengan colok pena merah di pindahkan di output dan di gunakan seperti pada dB meter.
Dari yoke vertikal 24/DC, untuk IC tegangan 120v/AC (menggunakan dB meter)

Cara mengukur tegangan Flyback dalam hal ini adalah:
Pada pin Flayback/FBT Vcc kolector;110v DC, AC-nya bisa 1000v.
Pada pin Flyback/FBT Vcc filement/heater sekitar 5v sampai 5,5v/AC.
Pada pin Flyback/FBT tegangan anoda 20-32k volt diukur dengan probe HV 40kv yang ditambahkan pada multi tester
1000v DC, kalau saran saya untuk yang ini tidak usah diukur bila tidak terpaksa.
Pada pin Flyback/FBT tegangan Focus +/- 600v DC
Pada pin Flyback/FBT tegangan Screen =/- 400v DC
Pada jenis tv tertentu untuk tegangan RGB 180v mengambil dari kaki/pin out Flyback, dan ada juga yang berasal dari power suply tv. Demikian juga untuk tegangan vertikal 24v sampai 46v, lalu 12v sampai 18v.

Sampai disini tentu sobat mengerti, untuk mengukur tegangan tv juga diperlukan pemahaman cara kerja tv dan dimana asal dan letak tegangan yang mau diukur. Mungkin kita akan membahas lebih dalam lain kali.

Jika belum menemukan apa yang sobat cari, bantu kami dengan mengisi kolom komentar yang ada dibawah agar kami dapat menampilkan artikel yang tepat untuk sobat semua. Dan bergabunglah dengan menjadi "Pembaca Setia" disebelah kanan.
Sampai disini dulu sobat, semoga artikel ini bermanfaat.
Terima kasih atas kunjungan sobat, dan sampai jumpa.

Definisi Flash Disk


Flash disk/ flash memory atau dinamakan memori stik ada yang menyebutnya USB drive adalah teknologi penyimpanan sekunder. Flash memory merupakan media penyimpanan yang sangat praktis, karena selain bentuknya yang kecil dan ramping juga memiliki kapasitas penyimpanan yang lumayan besar, selain itu juga pemasangannya sangat mudah yaitu menggunakan port universal serial bus (USB). Apabila kita menggunakan system operasi windows 2000 atau yang lebih baru begitu flash memory ditancapkan pada port USB maka akan mengenali atau mendeteksi drive flash memory tersebut. Kapasitas yang umum beredar di pasaran saat ini antara lain 32 MB, 64 MB, 128 MB, 1GB, 2GB, dan 4GB. Karena kepraktisannya banak pengguna komputer melakukan penyimpanan maupun backup data menggunakan flashdisk ini.

Komponen-komponen internal sebuah
flash drive yang umum
1 Sambungan USB
2 Perangkat pengontrol penyimpanan massal USB
3 Titik-titik percobaan
4 Chip flash memory
5 Oscillator kristal
6 LED
7 Write-protect switch
8 Ruang kosong untuk chip flash memory kedua

USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Per November 2006, kapasitas yang tersedia untuk USB flash drive ada dari 128 megabyte sampai 64 gigabyte.

USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket.

sumber : http://id.shvoong.com

Minggu, 18 November 2012

INTRODUCTION AVO METER


AVO meter is a tool to measure current, voltage and electrical resistance. AVO meter is short for Ampere Volt Ohm meter. There are two types of the AVO AVO meter analog meter (zoom in the form of needle play) and AVO meter digital (digital zoom of display). Sometimes people call AVO meter with multi tester. In use it is important to pay attention to and to choose the appropriate measurement scale before making measurements. Get used to using the highest scale at the beginning of both the current measurement, voltage or electrical resistance. Furthermore, the scale could be lowered if the measurement is still perceived inadequate level of accuracy.
For instance, we use an analog AVO meter to measure the voltage on an AC voltage source. We place the switch in the position of VAC (for voltage measurement AC), select the highest scale. View deviation needle is enough to be able to read or deviation is too small so difficult to read. If the deviation of the needle is too small then we can measure the scale down again to get the deviation that can be read properly. Do not choose a scale that is too small so that the needle deviated beyond the maximum limit of measurement, it can damage the AVO meter. It's also important that we pay attention to the polarity when measuring current and voltage associated with DC. Do not be reversed because it can also damage the AVO meter.

For analog meter AVO AVO meter is also important to calibrate before use to make measurements, particularly in measuring the resistance (resistor) for accurate measurement results. How to connect and play tap2 AVO meter penepat not (calibrator) until the needle right shows the number 0 ohms, then ready for use. If the scale of measurement is usually modified to be calibrated again.


For AVO digital meters are usually equipped with the ability to measure the capacity of a capacitor and a transistor HFE, and without the need to be calibrated. Looks like it is more practical but the price is also more expensive practical.
But there are also analog AVO meter with a particular brand is quite expensive because it is reading accurately and good results, just read it must have looked tetep deviation needle
Well to be here first a brief description of the AVO Meter lesson we'll go again. Good luck ........